Cara Mengatasi Kecanduan
Game Online Bagi
Anak-anak
Perkembangan pengguna internet
di dunia dan di Indonesia sangat pesat. Hal ini memicu munculnya tren baru di
kalangan pengguna internet. Bermain game online adalah salah satu tren yang
sedang mewabah saat ini. Tak hanya orang dewasa saja yang memainkan game online
tapi juga anak-anak yang masih di bawah umur.
Permainan game online kini
tengah digandrungi anak-anak dan kaum muda. Tren game online saat ini menjadi
konten hiburan sekaligus memberi pengalaman berkomunitas, kerja sama tim, dan
melatih kecermatan serta kecepatan bagi penggilanya. Sederhananya, game online
adalah permainan eletronik berbasis teknologi audio video dengan bantuan
komputer. Hanya saja, sebagai medianya, game online menggunakan jaringan
internet.
Adapun dampak dari game online bagi anak-anak
sebagai berikut:
1.
Hubungan
dengan orang tua, keluarga jadi renggang karena waktu bersama mereka menjadi
jauh berkurang.
2.
Pergaulan
hanya di game online saja, sehingga membuat para anak pecandu game online jadi
terisolir dari teman-teman.
3.
Ketrampilan
sosial berkurang, sehingga semakin merasa sulit berhubungan dengan teman
sebayanya.
4.
Perilaku
jadi kasar dan agresif karena terpengaruh oleh apa yang di lihat dan mainkan di
game online.
5.
Pikiran
jadi terus menerus memikirkan game. Jadi koknsentrasipun bisa terganggu.
6.
Pelajaran
juga pasti terganggu..
7.
Mudah
lelah ketika melakukan aktivitas fisik, kesehatan tubuh menurun akibat kurang
olahraga.. Dan masih banyak lagi yang lainnya.
Cara
penyebuhan bagi anak-anak yang kecanduan game online. Sebagai berikut :
1.
Berikan
waktu luang dan perhatian yang banyak kepada anak-anak Anda. Mereka mau
membelikan apa pun asalkan dapat membuat anak diam. Seharusnya, orangtua boleh
memberikan mainan yang anak minta asalkan ada kendali juga dari orangtua.
Padahal cara ini bisa berdampak pada lemahnya keterampilan emosi anak.
2. Orangtua harus lebih selektif dalam mencarikan
mainan untuk anak-anaknya. Sebisa mungkin permainan yang mempunyai unsur
edukatif, bukan permainan yang mengandung adegan kekerasan.
3. Buatlah sebuah peraturan yang dibuat oleh
Anda dengan anak Anda secara bersama-sama. Di antaranya perihal batasan waktu
antara bermain game, belajar, dan kegiatan sosialisasi anak dengan
teman-temannya.
4. Orangtua harus menanamkan pemahaman
keagamaan kepada anak dengan baik. Sebab hal ini akan berpengaruh kepada moral
anak. Moral anak dipengaruhi dan dibentuk oleh lingkungan rumah, lingkungan
sekolah, lingkungan teman-teman sebaya, segi keagamaan, juga
aktivitas-aktivitas rekreasi.
Tapi, bagaimana jika saat ini
Anda sedang menghadapi anak yang telah terlanjur kecanduan dan sulit sekali
mengubah kebiasaan bermain game-nya? Bahwa anak mengorbankan kegiatan
sosialnya, enggan mengerjakan PR, dan ingin mengurangi ketergantungannya, namun
tak bisa adalah beberapa indikasi anak kecanduan video game.
Memang perlu usaha yang keras untuk dapat mengembalikan keadaan anak seperti semula. Apakah anak perlu diterapi? Mungkin saja, jika tarafnya sudah sedemikian parahnya. Orangtua harus melibatkan ahli-ahli lain untuk mengembalikan anak pada kondisi normal, bisa belajar berpikir dengan baik, mampu beradaptasi dengan lingkungan sosial dan sekolah, serta dapat mengikuti proses belajar-mengajar di sekolah dengan wajar.
Terapi juga diarahkan agar anak bisa belajar mengelola emosinya, mampu menghidupkan perasaannya dengan baik dan sehat, serta belajar menumbuhkan inisiatif positif.
Memang perlu usaha yang keras untuk dapat mengembalikan keadaan anak seperti semula. Apakah anak perlu diterapi? Mungkin saja, jika tarafnya sudah sedemikian parahnya. Orangtua harus melibatkan ahli-ahli lain untuk mengembalikan anak pada kondisi normal, bisa belajar berpikir dengan baik, mampu beradaptasi dengan lingkungan sosial dan sekolah, serta dapat mengikuti proses belajar-mengajar di sekolah dengan wajar.
Terapi juga diarahkan agar anak bisa belajar mengelola emosinya, mampu menghidupkan perasaannya dengan baik dan sehat, serta belajar menumbuhkan inisiatif positif.
Buat para orang tua silakan
mencoba cara tersebut pada anak Anda. Semoga anak Anda yang sudah menjadi
pecandu game online bisa berkurang,

Tidak ada komentar:
Posting Komentar