BAB
I
PENDAHULUAN
A.
Pembangunan dan Perkembangan
Masyarakat
Sejak awal
kemerdekaanya bangsa dan pemerintah Indonesia bertekad untuk menyelenggarakan
perjuangan pembangunan menuju bangsa yang cerdas, maju, adil, dan makmur, baik
spiritual maupun materil.
Dibandingakan dengan
proses pembangunan yang dilakukan oleh bangsa-bangsa maju, pembangunan bangsa kita
banyak mengalami kendala. Dunia memang terus berkembang, perkembanga nkhususnya
di Eropa dan Amerika Serikat. Di tandai dengan pekembangan masyarakat dari zaman
pertanian ,melalui zaman industrialisai , dan sebentar lagi memasuki zaman informasi.
Masyarakat dunia sedang
memasuki zaman informasi. Bangsa-bangsa yang belum maju ada dorongan untuk mengejar
ketertinggalan. Duniaseakan akan menjadi satu dan terciptanya era globalisasi.
Globalisasi berasaldari katag lobal yangberarti menyeluruh. Globalisasi dapat disimpulkan
keadaan yang menyangkut segenap bagian dunia secara menyeluruh.
Tekhnologi yang
semakin canggih memungkinkan dicapainya tempat-tempat yang tadinya jauh dan mustahil
untuk ditempuh dalam waktu yang sangat singkat, demikianlah pula teknologi yang
demikian itu dapat memungkinkan dikirimnya berita-berita dengan amat cepat,
jelas dan lengkap. Kebutuhan manusia dipenuhi informasi dengan volume dan intensitas
yang semakin meningkat. Globalisasi dan informasi ibarat dua sisi dari satu mata
uang.
Salah satu dampak nyata
era globalisasi dalam era globalisasi adalah apa yang dapat kita sebut dengan peningkatan kebutuhan dan keinginan-keinginan
masyarakat, baik dalam jenis maupun dalam ke-adrengan-nya.
Amat diharapkan warga masyarakat dapat
mempertahankan diri dalam menghadapi
gelombang perubahan itu.
Diatassemuaitu,
tuntutan-tantangan- perubahan yang dibawakan
oleh era globalisasi hendaknya tidak menggoyahkan optimalisasi pengembangan masyarakat;
sebaliknya unsur-unsur yang terdapat di era globalisasiitu di manfaatka nuntuk lebih
meningkatkan lagi pengembangan masyarakat beserta seluruh warganya.
B.
Manusia: Makhluk Paling Indah dan
Berderajat Paling Tinggi
Manusia adalah ciptaan
Tuhan yang paling indahdan paling tinggi derajatnya. Keindahan manusia berpangkal
pada diri manusia itu sendiri. Dilihat dari fisiknya manusia dibandingkan hewan
jelas indah manusia. Banyak perbedaan fisik yang mencolok. Manusia bisa berfikir
sedangkan hewan tidak mempunyai akal dan fikiran.
Predikat “paling
tinggi” mengisayaratkan bahwa tidakad amakhluk hidup yang dapat mengatasi dan mengalahkan
manusia. Keberadaan manusia dengan paling indah dan derajat paling tinggi itu tidak
selamanya membawa manusia menjalani kehidupannya dengan kesenangan dan kebahagiaan.
C. Dimensi-Dimensi
Kemanusiaan
Pertama, antara orang satu dengan orang lain terdapat berbagai
perbedaan yang kadang-kadang bahkan sangat besar. Kedua semua orang memerlukan orang lain. Ketiga, kehidupan manusia tidak bersifat acak ataupun sembarangan,
tetapi mengikuti aturan-aturan tertuntu. Baik kelompok maupun perseorangan. Keempat, memiliku agama atau ilmu
spiritual dan ahklak. MempunyaiTuhan.
Keempat gejala mendasar
yang diuraikan tersebut merupakan dimensi kemanusiaan. Dimansi kesusilaan memberikan warna moral terhadap perkembangan dimensi
pertamadan kedua. Apabila keempat dimensi dimisalkan sebagai sebuah titik, maka
dengan ketiga dimensi yang pertama dapat dibangun sebuah bidang kehidupa nmanusia.
D. Manusia
Seutuhnya
Manusia seutuhnya itu
adalah meraka yang mampumenciptakan dan memperoleh kesenangan dan kebahagiaan bagi
dirinya sendiri dan bagi lingkungannya berkat pengembangan optimal segenap potensi
yang ada pada dirinya (dimensi keindividualan), seiring dengan pengembangan suasana
kebersamaan dengan lingkungan sosialnya (dimensi kesosialan), sesuaiaturan dan ketentuan
yang berlaku (dimensi kesusilaan), dansegala susuatunya itu dikaitkan dengan pertanggung
jawaban atas segenap aspek kehidupannya di dunia terhadap kehidupan di akhirat kelak
kemudian hari (dimensi keagamaan).
E.
Perlunya Bimbingan dan Konseling
Urain di atas tentang perubahan dan tantangan
yang terjadi di masyarakat, hakikat manusia dan manusia seutuhnya memberikan gambaran
mengenai tuntutan terhadap perikehidupan manusia danpotensi yang ada pada diri manusia.
Peranan bimbingan dan
konseling pada dasarnya adalah membantu individu dan kelompok individu anggota masayaraka
tuntuk:
a.
Mengurangi
sampai seminial mungkin dampak sumber-sumber permasalahan.
b.
Mengtasi
permasalahan yang dihadap ioleh individu dan kelompok individu.
c.
Memperkembangkan
diri dan kelompok individu seoptima lmungkin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar